Wali Kota Tanjungpinang Meninggal Dunia karena Corona, Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul. (Nikolas Panama/Antara)

FAJAR.CO.ID,TANJUNGPINANG-- Jenazah Wali Kota Tanjungpinang Syahrul akan dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan. Syahrul meninggal dunia Selasa (28/4) pukul 16.45 WIB di Ruang ICU RSUP Kepri. Syahrul meninggal dunia bukan semata-mata disebabkan Covid-19, melainkan terdapat penyakit penyerta lain, yakni pembengkakan ginjal, hipertensi, dan diabetes.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengatakan, lokasi pemakaman belum diputuskan. Pihaknya masih menunggu informasi dari Gugus Tugas Tanjungpinang.

”Pemakaman wajib dilakukan dalam waktu empat jam terhitung sejak Pak Syahrul meninggal dunia,” ucap Tjetjep seperti dilansir dari Antara pada Selasa (28/4).

Tjetjep sempat mengusulkan agar jasad almarhum Syahrul dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Batu 5 Tanjungpinang. Namun, setelah didiskusikan dengan berbagai pihak, ternyata tidak memenuhi persyaratan. ”Pertimbangan saya, karena beliau meninggal saat masih menjabat,” kata Tjetjep.

Tjetjep mengemukakan tim medis telah bekerja maksimal sejak Syahrul dirawat di RSUP Kepri pada 11 April 2020. Peralatan dan dokter ahli telah dikerahkan untuk merawat Syahrul. ”Selama perawatan kondisi almarhum tidak stabil, kadang membaik dan kadang drop. Dalam beberapa hari terakhir kondisi Syahrul drop,” terang Tjetjep.

Kondisi Syahrul semakin memburuk sejak Selasa (28/4) pagi. Tim medis telah melakukan pompa jantung dan sempat membuahkan hasil yang baik. ”Tim medis sudah bekerja maksimal, tetapi Allah berkehendak lain,” ujar Tjetjep. (jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...