Warning Pengusaha Sulsel, Apindo: Kami Hanya Bisa Tahan Hingga Juli

Selasa, 28 April 2020 11:57

Sekretaris Apindo Sulsel, Yusran IB Hernald.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Wabah Covid-19 yang tidak disangka-sangka datangnya ke Indonesia, membuat sejumlah pelaku usaha tergerus dari target penjualan. Daya beli masyarakat menurun drastis.

Diperkuat himbauan pemerintah untuk Work From Home (WFH) yang sudah dipastikan konsumen enggan untuk datang ke Marketing Sales.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel mencatat hal terpenting untuk dilakukan saat ini adalah bagaimana upaya pemerintah menangani penyebaran virus corona di Indonesia sekaligus menekan angka kematian. Sebab kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat untuk beraktifitas sehingga kegiatan ekonomi akan semakin tertekan.

Sekretaris Apindo Sulsel, Yusran IB Hernald menyatakan dampak Covid-19 terhadap dunia usaha begitu dahsyat. Apindo Sulsel telah menerima laporan dari 976 perusahaan yang mana sekitar 12.000 karyawan sudah dirumahkan, sebanyak 379 karyawan di PHK dan sebahagian dari yang dirumahkan hanya mendapat upah 50% dari gaji sebenarnya.

“Oleh karena itu kami meminta pemerintah serius menangani wabah ini termasuk harus menyiapkan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak,” tegas Yusran Ib Hernald saat dihubungi Fajaf.co.id, Selasa (28/4/2020).

Perlambatan ekonomi semakin diperparah dengan adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Makassar. Aturan PSBB yang melarang seluruh lini usaha beroperasi kecuali yang berkaitan dengan bahan pokok, telekomunikasi, obat-obatan/alat kesehatan, serta energi, membuat perputaran ekonomi semakin terseok-seok.

Komentar


VIDEO TERKINI