Beri Layanan Pijat dan Masturbasi Pria 67 Tahun saat Semi Lockdown, Perempuan Ini Diadili

Rabu, 29 April 2020 14:13

Jin Yin terlihat di luar Pengadilan Negeri pada 29 April 2020. (Foto: Jeremy Long)

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA– Saat sebagian besar bisnis yang tidak penting diperintahkan ditutup, seorang pengusaha diduga membuka salon kecantikannya dan mengizinkan seorang pria masuk untuk layanan pijat dan masturbasi.

Jin Yin, 55, didakwa pada Rabu (29 April) karena tidak menutup Salon Kecantikan In-Style di Blok 34 Upper Cross Street pada 10 April, tiga hari setelah dimulainya periode semi lockdown (circuit breaker) Singapura untuk membendung penyebaran COVID-19.

Dia dituduh mengizinkan Chan Fun Hwee, pria berusia 67 tahun ke tempat itu dan memberikan layanan pijat dan masturbasi kepadanya seharga $150 antara pukul 13.00 dan 14.30 hari itu.

Jin juga diberi dua tuduhan lain untuk menjalankan bisnis pijat tanpa lisensi di bawah Massage Establishments Act dan mengiklankan bisnis.

Dia membayar seorang agen untuk memasang iklan di Locanto.sg untuk menawarkan layanan pijat dan masturbasi.

Sambil menangis, Jin tanpa didampingi pengacara mengatakan kepada pengadilan bahwa dia ingin mengaku bersalah dan bahwa dia “salah”, dilansir channelnewsasia, Rabu (29/4/2020).

Dia mengatakan dia membutuhkan uang. Jin kembali akan menjalani sidang pada 13 Mei.

Karena tidak menutup tempat di bawah Peraturan COVID-19 (Tindakan Sementara) (Control Order), ia dapat dipenjara hingga enam bulan, didenda hingga $10.000 atau keduanya.

Untuk setiap tuduhan menjalankan bisnis pijat tanpa izin dan mengiklankannya, ia dapat dipenjara hingga dua tahun, didenda maksimal $10.000 atau keduanya. Jin juga menghadapi hukuman yang lebih tinggi karena dia sebelumnya dihukum karena pelanggaran yang sama. (fajar)

Bagikan berita ini:
7
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar