Biasanya Antre, Tak Tahu ke Mana

Rabu, 29 April 2020 14:20

Penulis saat menerima sumbangan APD di redaksi Fajar.

Saya pun ke RS Cahaya Medica pada Sabtu, 25 April 2020. Ternyata hari itu, dokter penyakit dalam libur. Jadwal dokternya, Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat. Oleh petugas registrasi, saya diminta datang pada Senin, 27 April. pagi-pagi, sebelum pukul 08.00 Wita. Sebab, pasien biasanya banyak. Harus cepat-cepat mendaftar biar tidak lama antre.

Senin, saya pun bergegas. Sebelum pukul 08.00 Wita, saya sudah di RS. Takut, kalau telat, bisa terlambat dilayani. Rupanya, saya mendaftar sebagai pasien nomor 5. Sudah ada empat pasien lebih dahulu mendaftar. Di belakang saya, nomor 6, ada pasien baru. Ia menderita asam lambung. Pasien itu mengaku sempat drop, panik, dan ingat corona. Maklum, sempat mengalami sesak napas. Seperti gejala corona. Ternyata, asam lambungnya kambuh. Mungkin karena pengaruh awal-awal puasa Ramadan.

Sambil menunggu dokter Saldy, spesial penyakit dalam yang akan menangani, saya pun bincang-bincang dengan petugas medis di meja registrasi. Itu setelah mengukur tekanan darah. Dokter masuk pukul 09.00 Wita.

Hari itu, RS tampak sepi. Memang ada beberapa pasien rawat inap. Ada juga seorang ibu diantar suaminya, hendak melahirkan. Sudah pecah ketuban. Ibu itu sudah memegang pinggul. Saya menegur petugas yang masih menanyakan kelengkapan identitas dll. “Dek, ibu itu sudah mau melahirkan, nanti data-datanya diambil,” tegur saya.

Komentar