Bus Penumpang Dilarang Beroperasi, Pete-pete Masih Diberi Izin

Kadishub Makassar, Mario Said.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Melihat pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, Presiden Joko Widodo pun melarang warga Indonesia untuk mudik demi mencegah penyebaran yang lebih luas lagi.

Demi mendukung langkah pemerintah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, meminta PD Terminal Makassar Metro menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.25/2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri.

Diketahui, peraturan tersebut mulai berlaku sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 mendatang.

“Saya minta untuk mereka membantu membatasi ruang di terminal atau pemberhentian operasi di terminal karena sudah ada persuratannya, dan beliau ok,” kata Mario Said, Selasa (28/4/2020).

Hal tersebut perlu dilakukan mengingat Kota Makassar yang merupakan Ibu Kota Provinsi sebagai penyumbang tertinggi pasien Covid-19 di Sulsel.

Dengan begitu, otomatis bus-bus yang mengangkut penumpang, baik itu menuju kabupaten/kota maupun antar provinsi untuk sementara dihentikan.

Sementara itu, aktivitas angkutan darat di Makassar sendiri, yakni Pete-pete tetap diperbolehkan untuk mengambil penumpang.

Kendati demikian, Mario mengatakan, angkutan penumpang hanya menyangkut penumpang sebesar 50 persen dari biasanya seperti yang sudah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali).

“Angkutan Kota nda ada masalah, bisa jalan hanya itu angkutan penumpang maks 50 persen,” ujarnya.

Dirinya juga meminta para sopir dan penumpang agar tetap melakukan Social Distancing serta menggunakan masker. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar