Dokter Residen Positif Corona, 43 Tenaga Medis Jalani Isolasi Mandiri

Sejumlah petugas DINKES buka pengetesan Covid-19 untuk tim medis rumah sakit di Kota Tangerang, (2/4). Kegiatan tersebut pengetestan Swab untuk Covid-19 (Corona), dan pengetesan Swab tersebut hanya untuk tim medis dan Dokter yang bertugas di kota Tangerang. FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID,MAROS-- Sekitar 43 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros harus menjalani isolasi mandiri. Hal ini menyusul adanya salah seorang dokter anak residen asal Makassar yang sempat bertugas di RSUD Salewangang Maros dinyatakan positif Covid-19.

Direktur RSUD Salewangang Maros, dr Fitri Adhicahya saat dikonfirmasi mengatakan dokter residen yang positif ini merupakan salah satu dokter residen yang pernah menjalani tes swab setelah sempat kontak dengan dokter residen yang sebelumnya telah dinyatakan terpapar virus corona.

"Hasilnya memang agak lambat, karena baru keluar sekitar tanggal 23 April lalu,"katanya.

Padahal, lanjutnya yang bersangkutan ini diswab bersamaan dengan tenaga kesehatan lainnya. Itu setelah seorang dokter residen obgyn dinyatakan positif beberapa waktu lalu.

"Jadi memang yang lalu itu selain perawat, bidan dan dokter yang diswab. Juga ada sekelompok dokter residen yang ikut test swab, termasuk dokter anak residen ini memang sama-sama masuk di Maros dengan residen yang sebelumnya positif ," jelasnya.

Setelah hasil tesnya keluar maka dilakukan tracking ulang yang pernah melakukan kontak.

"Dilakukanlah tracking ulang perawat yang pernah kontak dengan beliau sebelum tanggal 14 April. Sehingga pada gelombang kedua ini ada sekitar 43 orang yang kemudian kita rapid test. Sementara dokter anak residen ini sudah dua minggu tidak masuk dan menjalani isolasi," jelasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...