Dosa DI’s Way

Rabu, 29 April 2020 08:44

Freepik

Oleh Dahlan Iskan

FAJAR.CO.ID– “Ramai sekali. Meski pun tidak sampai macet,” ujar teman saya di Ho Chi Minh City, Senin siang kemarin.

Senin itu adalah hari pertama Vietnam boleh bekerja kembali. Setelah lockdown tiga minggu. Ya, hanya tiga minggu lockdown-nya.

Vietnam –Anda sudah tahu– memang luar biasa. Dari 90 juta penduduknya hanya 270 orang yang terkena Covid-19. Yang meninggal: 0. Penderita barunya: 0. Yang meninggal baru: 0.

Itu karena sejak awal Januari Vietnam sudah siaga penuh. Asumsi pemerintahnya jelas: virus itu pasti akan masuk Vietnam.

Wilayahnya berbatasan langsung dengan Tiongkok. Banyak pula penerbangan antar dua negara –pun yang jalan darat. Belum lagi begitu banyak industrial estate milik Tiongkok di Vietnam.

Teman saya itu bekerja di perusahaan milik Belanda DI Vietnam. Selama lockdown tiga minggu dia bekerja dari rumah.

Meski belum seratus persen, ekonomi Vietnam sudah jalan lagi.

Di Wuhan –setelah lockdown 76 hari– Senin lalu juga sudah praktis normal 100 persen. Bukan saja tidak ada lagi pasien baru. Pasien lama pun sudah 100 persen bisa pulang. Sabtu lalu adalah pemulangan pasien terakhir: 12 orang.

Saya juga mendapat kiriman foto malam minggu lalu: ibu-ibu sudah mulai menari-dansa lagi malam itu. Di pinggir sungai. Sebagian pakai masker. Sebagian lagi tidak.

Bagikan berita ini:
6
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar