Dua Brigadir Polisi Nekat Curi Senjata Api

Rabu, 29 April 2020 19:54

Ilustrasi Senpi

FAJAR.CO.ID,BABEL– Curi dan menjual senjata api (senpi) milik kesatuannya, dua oknum brigadir polisi diproses hukum di Polda Bangka Belitung. Tak hanya itu, keduanya terancam dipecat secara tidak hormat atau PTDH.

Kabid Humas Polda Babel, AKBP Maladi menyatakan, peristiwa ini bermula dari Januari 2020, saat Bripda M Abrar Febifiandy dan Bripda Megi Arya berada di kantin Barak Selan menemukan anak kunci di meja kantin yang diketahuinya adalah kunci gudang logistik Ditsamapta.

Keduanya, mencocokkan kunci ke pintu dan berhasil masuk ke gudang dan mereka melihat senpi HS.

“Selanjutnya mereka mengambil 3 pucuk Senpi HS lengkap dengan kotaknya. Kunci gudang malam itu langsung dikembalikan ke lemari Bripda Romi, tanpa sepengetahuan Bripda Romi (saat masih apel malam). Sedangkan 3 pucuk senpi tersebut disimpan di Aspol Selan rumah milik Bripda Meggy Arya,” kata Maladi.

Terhadap 3 pucuk senpi tersebut, sekitar akhir Januari 2020 ditawarkan ke Bripda Bimo Arnol Sakristi di Sumsel. Kemudian sekitar awal Februari 2020, ke 3 senpi HS tersebut dibawa oleh Bripda Meggi Arya untuk dijual ke Bripda Bimo Arnol Sakristi di Sumsel dengan harga masing-masing senpi Rp 15 juta.

“Kemudian sekitar 3-4 hari sepulang dari Sumsel, saat apel malam, Bripda Meggy Arya kembali mengambil kunci gudang dari lemari tanpa sepengetahuan Bripda Romi. Dia bersama Bripda Abrar langsung menuju gudang dan mengambil 4 pucuk senpi HS, dan selanjutnya disimpan di rumah Bripda Megi Arya Aspol Selan, dan kunci dikembalikan ke lemari Bripda Romi,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
4
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar