Hebat, Ventilator Buatan ITB Miliki Empat Fungsi dan Bisa Dipakai Beberapa Pasien

Rabu, 29 April 2020 11:14

Tim ITB saat menguji coba fungsi Ambu-Bag Ventilator pertama kali di hadapan Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan(BPFK) ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Institut Teknologi Bandung (ITB) tengah mengembangkan multi user ventilator. Alat ini tidak hanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus, namun juga memiliki empat fungsi beragam dalam satu alat.

Ventilator menjadi salah satu alat bantu bagi pasien covid-19 yang mengalami gangguan pernapasan akut. Pembuatan alat tersebut dipimpin oleh dosen Program Studi Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB, Augie Widyotriatmo.

Bersama tim, Augie membuat alat bernama Low Cost Multi Use Multi User (LC MUMU). Nama tersebut digunakan, karena biaya produksi ventilator ini lebih rendah dibandingkan dengan ventilator lainnya.

Tidak hanya itu, ventilator LC MUMU ini dapat digunakan oleh beberapa pengguna (multiple users) dan multi use karena terdapat empat fungsi sekaligus.

Latar belakang pengembangan LC MUMU berangkat dari kelangkaan unit ventilator yang terjadi di Indonesia dan dunia saat ini. Hal ini tentunya menjadi hambatan yang besar dalam proses penanganan pandemi covid-19.

Sebab jumlah pasien yang meninggal sebagian besar diakibatkan oleh kegagalan pernapasan. Ventilator mekanik invasif dapat mencegah kegagalan pernapasan tersebut dan mendukung paru-paru hingga pulih.

LC MUMU merupakan pengembangan lebih lanjut yang terinspirasi dari ventilator berbiaya rendah hasil rancangan MIT (MIT e-vent, https://e-vent.mit.edu/). Pengembangan yang dilakukan adalah optimasi volume yang dapat dihasilkan oleh ventilator ini (mencapai 1.000 ml).

Komentar


VIDEO TERKINI