Innalillahi…, Mantan Ketua IDI Kartono Mohammad Meninggal

Rabu, 29 April 2020 15:19

Dokter Kartono Mohamad (Youtube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dokter Kartono Mohamad tutup usia kemarin sore (28/4). Ketua umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) 1985–1988 itu sebelumnya dirawat sekitar sebulan di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta Selatan. Kabar duka tersebut dikonfirmasi putrinya, Nina Windu Kirana.

“Iya, konfirm telah berpulang pada pukul 16.25,’’ jelas Nina melalui pesan tertulis. Pihak keluarga berencana memakamkan jenazah hari ini dan sangat mungkin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Adik Kartono, Pandu Riono, menyatakan bahwa almarhum yang meninggal pada usia 80 tahun itu menderita sakit selama dua tahun terakhir. Kondisinya menurun dalam beberapa minggu ini akibat infeksi luka operasi yang pernah dijalani. ’’Operasi karena sulit menelan sehingga perlu dibuatkan lubang untuk makan ke lambung,’’ kata Pandu.

Pakar epidemiologi UI itu mengungkapkan, sejak pukul 12.00 kondisi Kartono menurun hingga akhirnya meninggal.

Sesuai dengan aturan RSPI, saat masuk RS untuk opname, Kartono sempat menjalani tes swab. Tujuannya, memastikan terinfeksi Covid-19 atau tidak. ’’Hasilnya keluar beberapa hari kemudian dan negatif,’’ ujar Pandu.

Kartono yang merupakan kakak Goenawan Mohamad lahir pada 13 Juli 1939. Dia dikenal sebagai dokter TNI Angkatan Laut (TNI-AL) dan pensiun dengan pangkat terakhir mayor. Kartono pernah memimpin majalah kedokteran Medika. Dia juga kerap menyumbang tulisan esai maupun opini ke media massa. ’’Tapi, sejak sakit, hanya di rumah saja, nggak menulis lagi,’’ ucap Pandu. (jpc/fajar)

Komentar