Legislator PPP Sepakat Pergantian Pejabat Daerah di Masa Pandemi Ditunda

Rabu, 29 April 2020 21:09

Fasruddin Rusli

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli, sepakat dengan Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait penundaan pergantian jabatan di lingkungan pemerintah daerah selama masa darurat kesehatan masyarakat Covid-19.

Menurut Fasruddin, di tengah darurat bencana nasional saat ini diperlukan kepala daerah yang benar-benar fokus pada penanganan dan pencegahan wabah agar tidak semakin meluas penyebarannya.

Diketahui, masa jabatan Iqbal Suhaeb sebagai Pj Wali Kota Makassar akan berakhir pada 13 Mei 2020 mendatang. Hal itu merujuk pada pelantikannnya pada 13 Mei 2019 lalu.

Bagi Fasruddin, selayaknya Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat ini fokuskan pikiran dan tenaganya untuk penanganan Covid-19 di wilayah yang dipimpinnya.

“Semua ini dilakukan untuk menangani covid-19 yang saat ini telah menjadi permasalahan yang amat serius, sehingga Kemendagri menunda pergantian masa jabatan dari Pj Wali Kota terkhusunya di Makassar agar bisa terfokus untuk memutus mata rantai dari virus corona ini,” kata Fasruddin saat dihubungi Rabu (29/4/2020).

“Saya minta juga kepada Pj Wali Kota kiranya dapat berkonsentrasi penuh dalam menangani covid-19 yang ada di Makassar dan juga selalu memberikan edukasi kepada Masyarakat terkait virus berbahaya ini agar tidak ada lagi warga yang beraktivitas di luar rumah,” harap politisi PPP ini.

Tak hanya itu, Sekretaris Komisi C itu juga berharap partisipasi seluruh masyarakat mensukseskan jalannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar. Dengan mematuhi aturan, tidak keluyuran di luar rumah serta selalu kenakan masker.

“Hampir semua sudut kota masih ramai padahal pemerintah telah berlakukan PSBB. Perlu kesadaran semua pihak menaati aturan. Sadarilah bahwa virus ini sangat berbahaya,” pungkas Fasruddin. (endra/fajar)

Komentar