Masih Ada yang Tarawih Berjemaah, Kapolrestabes: Jika Pengurus Masjid Nakal, Kita Beri Sanksi

Rabu, 29 April 2020 19:28

Kombes Pol Yudhiawan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pelarangan salat tarawih di sejumlah masjid seputar Kota Makassar, ternyata belum sepenuhnya usai.

Masih ada beberapa masjid yang ditemukan salat tarawih, meski di tengah masa pandemi covid-19. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan, menegur pengurus masjid itu.

“Jika pengurus masjid nakal, kita beri sanksi. Ada lebih dari 1.300 (masjid) di Makassar. Ada 32 yang nekat. Tetapi sekarang sudah turun lagi, tersisa 14. Semua sudah diberikan teguran dengan info sanksi,” kata Yudhiawan kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Pihaknya sama sekali tak melarang salat tarawih selama ramadan. Hanya saja tempat pelaksanaannya saja yang dipermasalahkan. Untuk sementara waktu, menurut dia, tarawih digelar di rumah masing-masing saja.

Hal tersebut pun sudah mulai diterapkan di beberapa masjid di Kota Makassar. Salah satunya Masjid Hud Gusung, Kecamatan Ujung Tanah. Mereka sempat menolak imbauan pemerintah untuk mengosongkan masjid sementara waktu, selama pandemi ini.

Namun saat Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, turun tangan, pengurus masjid akhirnya bersedia mengikuti imbauan pemerintah. Azan tetap dikumandangkan, namun salat berjemaah atau kegiataan keagamaan lainnya ditiadakan.

“Kami sepakat meniadakan salat tarawih berjemaah untuk sementara selama PSBB diberlakukan,” kata Wakil Ketua II Pengurus Masjid Huda Gusung, Muh Heri.

“Dari awal memang kami dukung pemerintah. Tetapi tidak mungkin melarang jemaah untuk tarawih. Jadi kita serahkan saja kepada pemerintah, jadi kami ikuti,” sambung dia. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
10
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar