Pembakar Ipda Erwin Hingga Tewas Dituntut 15 dan 13 Tahun Penjara

Rabu, 29 April 2020 21:06

PN Cianjur menggelar sidang lima mahasiswa yang menyebabkan Ipda Erwin meninggal dunia saat mengamankan aksi unjuk rasa,...

FAJAR.CO.ID,JABAR– Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Cianjur, Jawa Barat, mengajukan tuntutan 13 dan 15 tahun penjara terhadap lima mahasiwa yang menyebabkan nyawa seorang anggota Polres Cianjur, meninggal dunia saat mengamankan aksi unjuk rasa pada Agustus 2019 lalu.

Dua orang di antaranya dituntut 15 tahun penjara dan tiga orang lainnya 13 tahun penjara. Kelimanya dinilai saling berkaitan sehingga menyebabkan nyawa Ipda Erwin meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya.

“Ada beberapa pertimbangan terkait tuntutan yang kami ajukan, terdakwa dua dan empat dituntut 15 tahun, sedangkan terdakwa satu, tiga dan lima dituntut 13 tahun penjara karena berbagai pertimbangan dan pelanggaran berunjuk rasa,” kata JPU Kejari Cianjur, Slamet Santoso usai persidangan, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, akibat perbuatan terdakwa tersebut, Ipda Erwin meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka bakar yang hingga saat ini masih menjalani perawatan medis. Sehingga atas dasar tersebut pihaknya mengajukan tuntutan yang dinilai setimpal dengan pelanggaran yang dilakukan saat menggelar aksi unjuk rasa.

Bagikan berita ini:
10
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar