Putus Covid-19, Dua Dusun di Purbalingga Berlakukan Karantina

Rabu, 29 April 2020 12:01

Suasana Dusun 1 Desa Pandansari yang melakukan karantina mandiri. (Humas Pemkab Purbalingga/Antara)

FAJAR.CO.ID, PURBALINGGA– Dua dusun di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah, memberlakukan karantina mandiri untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal tersebut karena ada salah satu warga yang positif Covid-19 dan pasien positif tersebut sebelumnya telah banyak melakukan kontak dengan warga lain.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan, keputusan karantina dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Semua kegiatan warga masyarakat di dua dusun tersebut akan dibatasi selama dua pekan ke depan.

”Jadi nanti setiap orang yang keluar masuk harus didata. Kalau tidak untuk kepentingan yang mendesak sekali maka akan dianjurkan untuk tetap tinggal di rumah,” kata Dyah seperti dilansir dari Antara pada Rabu (29/4).

Selain itu, kata dia, seluruh masyarakat yang akan berkegiatan di luar rumah harus menggunakan masker dan tidak boleh berkerumun. Kegiatan-kegiatan kemasyarakatan ditiadakan, termasuk kegiatan keagamaan di tempat ibadah secara berjamaah untuk sementara waktu ditiadakan. ”Untuk sementara masyarakat beribadah di rumah saja,” ujar Dyah.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah kabupaten, kata dia, bantuan paket sembako telah didistribusikan kepada masyarakat di dua dusun tersebut.

Sebelumnya, dua dusun di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, memutuskan untuk melakukan karantina mandiri menyusul ada salah satu warga yang positif Covid-19 berdasar hasil tes swab.

Kepala Desa Pandansari, Kejobong, Ridi menyebutkan, dua dusun yang melakukan karantina tersebut adalah Dusun 1, Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong dan Dusun 3, Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan.

Komentar


VIDEO TERKINI