Sebelum Gantung Diri, Mahasiswi Luwu Timur Ini Marah ke Orang Tuanya

Rabu, 29 April 2020 17:00

ILUSTRASI. Gantung Diri

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Nama Putu Purnamianti kini tinggallah nama. Ia sudah meninggal dunia karena gantung diri di indekosnya, Jalan Perintis Kemerdekaan 7, Kota Makassar.

Saksi yang pertama melihat jasad Putu sudah tak bernyawa, Nilo Lestari mengatakan, pikiran mendiang memang sedang tak karuan. Ada sesuatu masalah yang ia hadapi.

Namun Nilo tak ingin tahu lebih dalam masalah Putu selama ini. Masalah itu bisa diselesaikan oleh Putu sendiri.

“Pertengkaran itu tiga hari yang lalu. Almarhumah bermalam di rumah saya. Besoknya dia pulang. Tetapi dia tidak ikut kuliah lagi dua hari, dan nomor teleponnya tidak aktif,” kata Nilo kepada wartawan.

Apalagi almarhumah yang memiliki seorang kekasih, kabar keduanya juga tampak sedang tak baik. Diduga menjadi alasan mahasisiwi asal STIMIK Dipanegara itu nekat gantung diri menggunakan seutas tali putih di indekosnya tersebut.

Polisi yang melakukan olah TKP, juga menemukan sepucuk surat yang ditulis oleh almarhumah sebelum meninggal. Isi surat itu berisi ungkapan permohonan maaf, untuk orang tua dan kekasihnya.

Surat itu sudah diamankan oleh polisi untuk dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Motif almarhumah hingga nekat bunuh diri pun masih didalami aparat berwajib. Mayatnya juga telah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.

Komentar


VIDEO TERKINI