Takut Berkebun, Warga Poso Desak Satgas Tinombala Segera Tumpas MIT

Rabu, 29 April 2020 12:07

BANSOS : Bupati Poso, Darmin Sigilipu, saat menyerahkan Bansos ke warga terdampak MIT. (FOTO : BIDIYANTO WIHARTO/RADAR S...

Suara agar aparat segera menuntaskan operasi Tinombala dan menangkap para pelaku kekerasan keluar juga dari warga lain. Seperti dari Husni Tamrin. Tokoh masyarakat ini mengatakan warga sudah jenuh karena gelar operasi sudah berlangsung lama tapi kasus kekerasan terhadap warga yang masih terus terjadi. “Atas nama keluarga kami juga minta agar aparat keamanan segera menemukan kepala almarhum darng Roppo yang sampai sekarang belum ditemukan,” ungkapnya.

Keinginan agar kepala almarhum daeng Roppo ditemukan pun disampaikan langsung istrinya, Nur Ani.

“Saya ingin kepala suami saya dicari dan ditemukan agar bisa dimakamkan secara layak. Saya juga minta polisi dan TNI mencari dan menangkap kelompok orang yang sudah membunuh suami saya,” imbuhnya meneteskan air mata.

Bupati Darmin Sigilipu kepada warga mengatakan akan menindaklanjuti permintaan warga masyarakat Desa Kilo untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan. Upaya yang akan dilakukan adalah meneruskan aspirasi masyarakat terdampak kasus MIT ini ke pemerintah Provinsi (Gubernur), Kapolri, Panglima TNI, dan bahkan ke pemerintah pusat (Presiden).

“Negara harus hadir di Poso untuk memberi keamanan pada warga. Saya sangat prihatin, karena kasus kekerasan masih saja terjadi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Padahal operasi keamanan Tinombala masih berjalan,” sebut Bupati.

Ada sebanyak 650 paket bansos sembako yang dibagikan Bupati kepada warga di tiga desa terdampak kasus kekerasan oleh orang tak dikenal diduga kelompok MIT. Ketiga desa tersebut yaitu Desa Kilo, Desa Trimulya, dan Desa Maranda Kecamatan PPU. (radarsulteng/fajar)

Komentar