Terjaring Sidak, Buruh Asal Sulawesi Dipulangkan dari Bali

Rabu, 29 April 2020 22:35

TUTUP : Pantai di kawasan Kuta ditutup, untuk mencegah penyebaran virus korona. (DOK. BALI EXPRESS)

FAJAR.CO.ID,BALI– Satpol PP Kabupaten Badung terus menggencarkan pengawasan terhadap penduduk pendatang (Duktang). Bersinergi dengan TNI, Polri, kecamatan hingga desa dan kelurahan, instansi penegak perda terus mengadakan pengawasan rutin. Bahkan belum lama ini tim Kecamatan Kuta Utara akhirnya melakukan pemulangan sejumlah buruh yang baru datang ke ‘Gumi Keris’.

Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut kepada Bali Express (Jawa Pos Group) menjelaskan, terkait larangan mudik, pihaknya sudah bersinergi dengan Polres Badung dan Polresta Denpasar. Dilakukan pengawasan di pintu masuk Badung. “Seperti di Mengwi yang merupakan perbatasan dengan Tabanan. Sudah dilakukan pemantauan dan pengecekan, terkait mudik dan kedatangan,” ungkapnya Rabu (29/4).

Namun, beberapa hari lalu petugas sempat memulangkan empat buruh bangunan asal Sulawesi yang datang ke Kuta Utara. “Ada ditemukan oleh tim di Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Bisa dikonfirmasi ke Pak Camat (Kuta Utara, red),” katanya.

Sedangkan Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana membenarkan pemulangan empat buruh yang diketahui tiba di rumah bedeng proyek di wilayah Tibubeneng. Keempatnya ditemukan saat sidak, Jumat (24/4).

Mereka terpaksa dipulangkan lantaran tak memungkinkan dilakukan isolasi mandiri. Apalagi belum diketahui juga apakah daerah asal mereka termasuk zona merah atau bukan. “Mereka tinggal di rumah bedeng, jadi tak bisa dilakukan isolasi mandiri. Lalu kepala tukangnya memberi mereka uang untuk kembali pulang,” jelasnya.

Komentar


VIDEO TERKINI