ACC Minta Kejati Sulsel Ungkap Dugaan Korupsi Mantan Direksi PDAM Makassar

Kamis, 30 April 2020 20:14

PDAM Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Indikasi dugaan korupsi mantan Direksi PDAM Makassar periode 2015 – 2019, membuat Anti Corruption Committe (ACC) tak ingin tinggal diam.

Uang yang diduga belum dikembalikan oleh para mantan petinggi perusahaan plat merah itu, senilai Rp31 miliar lebih. Kepala ACC Sulawesi, Abdul Kadir meminta secepatnya kasus itu untuk segera diungkap cepat.

“Dugaan itu kan sudah dilapor. Poinnya itu di Kejaksaan. Jadi di sana harusnya merespon laporan dari mereka (pelapor). Harus respon cepat,” kata Abdul Kadir saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2020).

Pekerja anti korupsi itu mendukung penuh dan mengapresiasi langkah Lembaga Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulsel (LB-AMP) Sulsel, yang berani melapor dugaan korupsi itu yang dianggap merugikan negara dan rakyat.

Pihaknya hingga saat ini masih menunggu respon Kejati Sulsel, untuk melakukan proses dengan pemanggilan beberapa pihak terkait, yang terlibat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya juga, Kabag Humas PDAM Makassar, Muh Rusli membenarkan adanya dana yang belum dikembalikan itu. Semenjak para mantan direksi itu telah habis masa periodenya.

Namun Rusli mengaku tidak tahu lebih dalam soal dana tantiem, bonus pegawai, dan kelebihan dana pensiun pegawai yang belum masuk ke kas perusahaan.

“Iya itu memang temuan BPK terjadi masih direksi lama oleh HYL. Tunggu saya tidak terlalu paham kalau masalahnya sudah lama itu. Saya coba tanyakan dulu,” ujar Rusli.

Komentar