Gaji Lebih Rp5 Juta per Bulan, Luh Eka Ratna Paramita Merasa Dijebak

Kamis, 30 April 2020 14:07

Sipir Lapas Perempuan Kelas II A Denpasar Luh Eka Ratna Paramita resmi berstatus tersangka dan ditahan di Polres Badung ...

Padahal, aturan lapas tegas menyatakan petugas dilarang membawa HP. “Sudah sempat diberikan teguran. Bahkan, yang bersangkutan juga meneken surat pernyataan tidak akan mengulangi,” imbuh Surya.

Luh Eka memang tidak mengulangi membawa HP masuk. Namun, dia membawa barang terlarang ke dalam areal lapas.

Sementara itu, Kadiv Pemasyarakatan Kanwilkum dan HAM Bali Suprapto menyebut saat diamankan Luh Eka berusaha keras mengelak.

“Dia bilang dijebak dan terus berkelit. Tidak apa-apa, itu haknya dia. Yang jelas, sesuai protap, masuk ke dalam lapas siapapun harus diperiksa X-ray maupun fisik,” sindir Suprapto.

Pihaknya menduga ini bukan pertama kali Luh Eka membawa sabu-sabu. Ini merujuk pada berat sabu-sabu yang dibawa Luh Eka.

“Setelah ditimbang kalau tidak salah beratnya lebih dari 4 gram. Jumlah yang lumayan besar, tidak mungkin terbang sendiri,” sentilnya.

Suprapto menegaskan, pihaknya tidak menuduh Luh Eka pemilik barang tersebut. Ia masih menghormati asas praduga tak bersalah.

Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada polisi. Suprapto hanya meminta sipir dan petugas lainnya bersemangat serta menjaga integritas dan loyalitas. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
5
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar