Mandi Junub di Siang Hari, Sahkah Puasa Kita?

Kamis, 30 April 2020 15:20

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Puasa dalam arti harfiah adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan sejak terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Menahan dari rasa lapar dan haus, menahan amarah, menahan hawa nafsu termasuk menekan syahwat.

Bagi suami istri, menyalurkan syahwat adalah suatu keniscayaan. Islam telah mengatur tata cara berhubungan badan di bulan suci Ramadhan. Dianjurkan bagi pasangan berhubungan badan di malam hari, artinya setelah azan magrib hingga sebelum azan subuh.

Ketua MUI Karet Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Ustad Zulkifli Marzuki menjelaskan hukum hubungan badan dengan pasangan di bulan Ramadan di malam hari itu halal. Tapi setelah azan subuh hingga sebelum azan magrib hukumnya haram walaupun itu suami istri.

Dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 187, Allah SWT berfirman, “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu, mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”

Bagikan berita ini:
1
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar