Mantan Dirut PDAM Makassar Pernah Dideadline 3 Bulan Kembalikan Dana Temuan BPK

Kantor PDAM Kota Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mantan direksi PDAM Kota Makassar, telah minta untuk segera mengembalikan tiga jenis dana bermasalah yang selama ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Kuangan (BPK).

Tiga dana itu yakni tantiem, pembagian bonus pegawai serta kelebihan dana pensiun pegawai. Semuanya berjumlah Rp31 miliar lebih.

Sekretaris Umum Lembaga Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulsel (LB-AMP) Sulsel, Suherman mengatakan, ketika dana pun diminta dikembalikan secepatnya.

“Dalam intenal BPK, ada waktu yang diberikan dalam pengembalian itu sekitar tiga bulan dalam masa rekomendasi (oleh BPK),” katanya kepada Fajar.co.id, Kamis (30/4/2020).

Diketahui rekomendasi BPK nomor 63/LHP/XIX.MKS/12/2018 dikeluarkan 18 Desember 2018 lalu. Artinya hingga Maret 2019, direksi PDAM saat itu harus menyelesaikan rekomendasi BPK.

Dia pun menyesalkan kepada para mantan direksi PDAM Makassar periode 2015 – 2019 itu, yang tak mengembalikan dana tersebut. Meskipun tak lagi menjabat sebagai petinggi di perusahaan plat merah tersebut.

Menurut dia, para mantan direksi itu pun dianggap melanggar lima aturan. Diantaranya UU Nomor 28 tahun 1999 tentang pemerintah bebas KKN.

UU Nomor 9 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Selain itu, ada UU Nomor 17 tahun 2003 Tentang Keuangan Daerah. Ada juga UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tidak pidana korupsi, jo UU nomor 20 tahun 2001.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...