Nekat Mudik 8-31 Mei, Sanksi Satu Tahun Penjara atau Denda Rp100 Juta Menanti

Kamis, 30 April 2020 11:23

Macet di batas Kota Makassar. (Nurhadi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sesuai Permenhub nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1441 H dalam rangka pencegahan Covid-19, Dishub Sulsel mulai menyusun sanksi tegas bagi masyarakat yang nekat melakukan mudik tanggal 8-31 Mei.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah mengaku untuk sanksi yang diberikan masih sementara didiskusikan dengan Ditlantas.

“Apakah kita menggunakan nanti Undang-undang kesehatan yakni maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp100 juta,” ucapnya.

Mengantisipasi lonjakan pemudik, pihaknya bersama Dirlantas Polda Sulsel telah membangun posko penjagaan pintu masuk ke Kota Makassar, yakni perbatasan Makassar-Gowa di Jalan Alauddin, daerah Barombong, Jl Hertasning dan daerah Antang, batas Maros-Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan dan di wilayah BTP.

“Kita antisipasi, kita suruh putar balik kendaraan mereka, agar tidak memasuki wilayah PSBB. Jadi yang di Makassar dilarang keluar, yang dari luar kita suruh putar balik agar tidak masuk wilayah kota Makassar,” lanjut Arafah.

Untuk menjaga posko yang didirikan, Dishub menyiapkan 20 sampai 30 personel setiap hari, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) 10 sampai 15 personel dan ditlantas polda menurunkan dua kali lipat personel dari Dishub Provinsi Sulsel. (anti/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI