Pesan dari Pemerintah Arab, Museum Nabi Muhammad di Indonesia Harus Istimewa

Kamis, 30 April 2020 19:06

“Meskipun ada hambatan wabah virus corona, namun kita tetap menyusun langkah-langkah strategis untuk mewujudkan impian pembangun museum Nabi di Indonesia. Pokoknya akan banyak kejutan saat kita rapat lagi setelah wabah corona usai,” ujar Nashir Zahroni.

Sementara itu, Syafruddin menyampaikan semua persiapan pembangunan Museum Nabi sudah diselesaikan, mulai dari urusan legal dan sebagainya. Termasuk pembangunan kantor panitia pembangunan Museum Nabi yang jaraknya dekat lokasi, juga sudah disiapkan.

“Jika wabah corona redah, maka kami akan segera memulai bekerja di kantor tersebut dan juga akan melakukan pertemuan dengan Yayasan Wakaf Assalam dan Liga Dunia Islam di Mekkah.

Pada saat ini, Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam akan dibangun di tiga kota, salah satunya di Indonesia. Dua tempat lainnya di Museum Shirah Nabawiyah (Madinah) dan Museum Assalamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy (Mekah).

Indonesia sendiri merupakan tempat pertama di luar Arab Saudi yang terpilih sebagai lokasi pembangunan museum. Negara kita dipilih lantaran jumlah pemeluk agama Islam yang sangat banyak.

Bagikan berita ini:
7
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar