Presiden Klub: Menteri Olahraga Benci Sepak Bola

Fabrizio Corsi/Gabriele Maltinti/Getty Images

FAJAR.CO.ID, ROMA—Presiden klub Serie B, Empoli, Fabrizio Corsi melontarkan kritikan kepada Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora. Menurutnya, sang menteri membenci sepakbola sehingga mewacanakan liga dihentikan.

Spadafora menyatakan hari ini bahwa Pemerintah siap untuk mengakhiri musim sepak bola di Italia kecuali jika protokol medis baru dapat disepakati. “Saya kecewa dengan apa yang terjadi di Italia, dan saya merujuk pada Perdana Menteri Giuseppe Conte dan Menteri Olahraga Spadafora,” kata Corsi kepada Itasportpress dikutip Football Italia.

Ia menegaskan Serie B ingin menyelesaikan musim ini pada Agustus. “Tampak bagi saya seolah-olah yang terakhir membenci sepak bola dan dia tidak boleh melakukan itu, mengingat sepakbola membiayai semua olahraga lain di negara ini. Kita harus kembali bermain, meskipun itu berarti Juli dan Agustus,” tegasnya.

Corsi mengatakan, kerugian akan sangat besar jika liga tidak diteruskan sampai akhir. “Perusahaan TV telah meminta diskon dari klub. Dampak ekonomi akan sangat besar dan beberapa pihak akan menghadapi risiko yang sangat serius untuk tenggelam,” keluhnya.

Spadafora sendiri memperingatkan bahwa Pemerintah akan mengumumkan sepak bola khususnya Serie A akan berakhir jika tidak ada kesepakatan tentang protokol keselamatan. “Kami akan mengambil tanggung jawab itu,” tegasnya.

Protokol yang diajukan FIGC termasuk terkait isolasi pemain, tes Swap COVID-19 dan tes darah secara rutin, hingga pembatasan personel di stadion dianggap tidak memadai. Itu menurut komite ilmiah yang dibentuk pemerintah.

“Jika protokol disetujui oleh semua pihak, pelatihan akan dilanjutkan dan ini akan berdampak positif pada kemungkinan melanjutkan musim. Begitu pula sebaliknya, jika tidak ada kesepakatan tentang protokol keselamatan, Pemerintah akan mengeluarkan keputusan - karena keadaan darurat kesehatan masyarakat - bahwa musim telah berakhir,” tegas Spadafora kepada Rai 3. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...