PSG Siap Musafir, Lyon Masih Ributkan Ligue 1

Kamis, 30 April 2020 15:46

Liga Champions/UEFA

FAJAR.CO.ID, PARIS—Pemerintah Prancis melarang kegiatan olahraga hingga September akibat pandemi virus corona. Paris Saint-Germain (PSG) dan Lyon yang jadi wakil mereka di Liga Champions kini harus bersiap jadi musafir.

LIGUE 1 menjadi liga sepak bola Eropa besar pertama yang dipastikan tidak akan menyelesaikan kompetisi musim 2019/2020. Penambahan jumlah kasus COVID-19 membuat pemerintah harus mengambil keputusan tegas ini.

Larangan menggelar pertandingan olahraga bahkan di balik pintu tertutup sekalipun membuat 10 pertandingan sisa Ligue 1 tidak akan digelar lagi. Dan penentuan juara, degradasi, serta promosi Ligue 2 akan diputuskan dalam rapat Mei mendatang.

Tapi tu tidak aka serta merta menyelesaikan persoalan. Itu karena Prancis punya dua wakil di Liga Champions. PSG yang memburu gelar pertamanya sejauh ini sudah lolos ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Borussia Dortmund. Sementara Lyon sudah memenangi leg pertama babak 16 besar melawan Juventus.

Dengan larangan melakukan kegiatan olahraga, praktis kedua klub ini tidak akan bisa melatih atau bermain di kandang saat Liga Champions kembali digulirkan. Sebab, sesuai jadwal yang dikeluarkan UEFA, Liga Champions akan dilanjutkan Agustus mendatang.

Meski demikian, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi menegaskan klubnya siap bersaing dan menyelesaikan Liga Champions. “Kami menghormati keputusan pemerintah Prancis. Kami berencana bersaing di Liga Champions dengan kesepakatan UEFA di mana pun dan kapan pun diadakan,” katanya di Daily Telegraph.

Nasser yang dalam beberapa musim terakhir membangun ‎Les Parisiens dengan target meraih gelar Liga Champions untuk kali pertama mengatakan, timnya siap menjadi musafir dan bermain di manapun. “Jika tidak mungkin bermain di Prancis kami akan bermain di luar negeri,” tegasnya.

Yang jelas kata dia, keamanan dan kesehatan tetap harus menjadi perhatian utama mereka. Bukan saja pemain, tapi seluruh staf klub. “Kita harus memastikan kondisi keamanan dan kesehatan terbaik untuk para pemain serta semua staf kami,” jelasnya.

Tak seperti PSG yang langsung mengalihkan pikiran pada Liga Champions, Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas masih mempersoalkan Ligue 1. Dengan mereka berjarak 10 poin dari Rennes yang ada di posisi ketiga atau zona akhir Liga Champions, Aulas berharap masih bisa lolos Liga Europa.

Makanya, Aulas percaya kompetisi mini akan menjadi solusi yang adil untuk menentukan posisi akhir. Ia menyarankan penentuan itu dilakukan dengan serangkaian pertandingan play-off musim panas ini.

“Saya dengan penuh perhatian telah membaca apa yang dikatakan UEFA, yang ingin kita menyelesaikan semua kompetisi, bahkan jika kita bisa bermain dalam format yang lebih kecil. Jadi, saya pikir ada alternatif untuk menyelesaikan musim ini dengan serangkaian play-off,” katanya kepada Equipe dikutip dari Daily Mail.

“Kita tidak perlu terburu-buru. Saya berkata pada diri sendiri bahwa mungkin dengan aturan-aturan ini, tentang melonggarkan karantina, mungkin masih ada ruang untuk menyelesaikan musim ini,” lanjutnya.

Ketua medis FIFA, Michel D’Hooghe menegaskan, kompetisi di seluruh dunia, khususnya di Eropa tidak boleh terburu-buru kembali ke lapangan dan melanjutkan liga. “Dunia tidak siap untuk sepakbola yang kompetitif, saya harap ini bisa berubah dengan sangat cepat dan saya sangat berharap itu. Hari ini Anda membutuhkan lebih banyak kesabaran,” kata D’Hooghe di Daily Star.

Menurutnya, ini adalah situasi paling dramatis yang mereka jalani sejak Perang Dunia Kedua. “Kita tidak boleh meremehkannya, kita harus realistis. Sepak bola hanya bisa jika kontak dimungkinkan lagi. Sepak bola tetap menjadi olahraga kontak,” ujarnya. (amr)

Jadwal sementara Liga Champions

Babaj 16 Besar, leg kedua
7 Agustus 2020
Juventus vs Olympique Lyon
Manchester City vs Real Madrid

8 Agustus 2020

Bayern Munchen vs Chelsea
FC Barcelona vs Napoli

Perempat final, leg pertama

11-12 Agustus 2020

Perempat final, leg kedua
14-15 Agustus 2020

Semi-final, leg pertama
18-19 Agustus 2020
Semi final, leg kedua
21-22 Agustus 2020

Final (Istanbul)
29 Agustus 2020

Komentar


VIDEO TERKINI