Achmad Baidowi: Masuk PPP, Itu Sepenuhnya Hak Politik Pak Rommy

Jumat, 1 Mei 2020 12:10

Eks Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy alias Romy, dibebas dari Rutan KPK atas perintah MA. Ia keluar dari Rutan KPK pada Rabu (29/4/2020). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy telah dikeluarkan dari rumah tahanan KPK pada Rabu (29/4) kemarin. Namun, Rommy belum bisa memastikan apakah akan kembali lagi ke PPP atau tidak.

“Apakah kembali masuk ke PPP, itu sepenuhnya hak politik ada di pak Rommy,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi dikonfirmasi, Jumat (1/5).

Politikus PPP yang akrab disapa Awiek itu mengaku, hingga kini pihaknya belum berkomunikasi langsung dengan Rommy sejak bebas pada, Kamis (29/4) kemarin. Awiek menyebut, bebasnya Rommy dari tahanan merupakan berkah di bulan Ramadan.

“Tentu itu menjadi berkah Ramadan bagi pak Rommy bisa berkumpul dengan keluarga,” ucap Awiek.

Terkait adanya upaya hukum kasasi yang dilayangkan KPK, lanjut Awiek, dia menilai tak menghilangkan hak Rommy untuk keluar dari tahanan. Menurutnya, masa hukum yang dijalani Rommy telah sesuai putusan tingkat banding, yakni 1 tahun penjara sebagaimana diputus oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

“Kami berharap putusan kasasi MA, nantinya diterapkan secara konsekuen,” harap Awiek.

Sebelumnya, eks Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy dikeluarkan dari rumah tahanan (Rutan) KPK pada Rabu (29/4) pukul 21.44 WIB malam. Rommy yang tampak mengenakan baju koko putih dengan celana hitam tanpa masker itu mengaku bersyukur bisa keluar dari Rutan KPK.

Komentar