Eks Penyidik Kasus Novel Jadi Kapolda Kalsel

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Nico Afinta (tengah) dipromosikan menjadi Kapolda Kalsel. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Kapolri Jenderal Pol Idham Azis merombak sejumlah jabatan strategis di internal Polri. Salah satu nama tenar yang mendapat ‘hadiah’ adalah Irjen Pol Nico Afinta. Dia naik tingkat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan menggantikan Irjen Pol Yazid Fanani.

Nico akan meninggalkan jabatan lamanya sebagai Sahlisospol Kapolri. Sebagai gantinya Kapolri menunjuk Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir.

Nico sendiri diketahui namanya sempat melejit pada saat ditunjuk sebagai Ketua Tim Teknis kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Saat itu Nico menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Dibawah kepemimpinannya, Tim Teknis berhasil menemukan sejumlah petunjuk. Hingga akhirnya berhasil menangkap 2 orang pelaku lapangan penyiraman. Namun, hingga kini sejumlah pihak masih mendesak Polri agar mengungkap aktor intelektual penyiraman Novel.

Nico juga diketahui merupakan orang lama dalam kasus Novel. Sebelum menjadi Ketua Tim Teknis, dia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya pada 2017. Sehingga dia sudah menangani kasus Novel sejak laporan polisi dibuat.

Diketahui, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melakukan perombakan besar-besar distruktur internal Polri. Total ada 47 polisi berpangkat Jenderal dan ratusan Perwira Menengah (Pamen) yang mendapat promosi jabatan baru.

Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1378/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Nama-nama beken pun termuat dalam telegram ini.

Komentar

Loading...