Habib Novel Bamukmin: Pemberian Nasi Anjing Jelas Pelecehan Umat Islam

Jumat, 1 Mei 2020 14:16

Habib Novel Bamukmin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus pembagian nasi bungkus bertuliskan Nasi Anjing terhadap warga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelaporan ini dilakukan oleh warga bernama Rina Triningsih pada Kamis (30/4) sore.

Habib Novel Bamukmin selaku mujahid 212 sekaligus advokat yang mendampingi pelaporan itu mengatakan, apa yang dilakukan Qahal Family selaku pihak pembagi nasi anjing bisa dipidana.

Pasalnya, pembagian nasi bungkus dengan logo kepala anjing itu heboh di kalangan umat Islam.

“Perbuatan itu berpotensi melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama dan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU ITE Nomor 19 tahun 2016,” kata Novel dalam keterangannya, Jumat (1/5).

Novel menuturkan, sebagai muslim yang beriman, anjing diyakini sebagai binatang yang haram dimakan dan apabila terkena jilatannya masuk kategori najis besar. Umat Islam pun wajib menghindari dan menjauhkan keberadaannya.

“Memberikan nasi bungkus dengan stempel nasi anjing adalah jelas bagi umat Islam sebagai bentuk pelecehan dan itu sangat mencederai keyakinan beragama umat muslim serta merusak toleransi umat beragama,” tegas Novel.

Bagikan berita ini:
4
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar