Kakek Jepang Kato Toshio Senyum-senyum Divonis Cabuli Bocah PAUD

Jumat, 1 Mei 2020 12:28

Kato Toshio-- (Adrian Suwanto/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Pledoi tertulis dan saksi a de charge (meringankan) yang dihadirkan tim pengacara terdakwa Kato Toshio, 58, tak membuahkan hasil.

Pria asal Jepang itu dinyatakan bersalah mencabuli lima anak yang masih duduk di bangku sebuah pendidikan anak usia dini (PAUD) di kawasan Renon, Denpasar.

Hakim IGN Putra Atmaja yang memimpin persidangan daring menyatakan, perbuatan terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (4) UU Perlindungan Anak.

“Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama lima tahun dan denda sebesar Rp 5 juta. Jika denda tidak dibayar diganti kurungan selama tiga bulan,” tegas hakim Atmaja, kemarin (30/4).

Dalam amar putusannya hakim menyebut perbuatan terdakwa memenuhi semua unsur pidana yang dimaksud dalam dakwaan JPU.

Terdakwa melakukan pencabulan terhadap lima orang anak yang usianya rata-rata empat tahun. Terdakwa meraba kemaluan anak korban hingga onani di depan anak korban.

“Perbuatan terdakwa tidak patut, melanggar norma kesusilaan, dan cabul,” imbuh hakim Atmaja. Hakim juga mengandaskan keterangan saksi meringankan yang didatangkan terdakwa.

Hakim tidak melihat hubungan keterangan saksi meringankan dengan fakta persidangan. Sebaliknya, hakim lebih memercayai keterangan saksi ahli dan keterangan anak korban.

“Anak saksi korban yang berumur empat tahun masih polos, lugu, sehingga tidak mungkin berbohong.

Bagikan berita ini:
10
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar