Nekad Selundupkan Pemudik, Travel Pasang Tarif Rp500 Ribu

Jumat, 1 Mei 2020 10:19

ILUSTRASI: Sejumlah penumpang memadati bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (23/4/2020). Pemerintah men...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Travel gelap penyelundup pemudik ditemukan oleh Polda Metro Jaya. Travel ini diketahui nekat mengangkut penumpang, di tengah larangan mudik yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dalam kasus ini 2 unit mobil travel ditangkap. “Tadi malam dari Polda Metro Jaya dibantu oleh jajaran Polres Kabupaten Bekasi kita berhasil mengamankan dua buah kendaraan travel,” kata Sambodo kepada wartawan, Jumat (1/5).

Dia menuturkan, kedua travel ini bisa ditangkap usai dilakukan pengintaian. Pasalnya, jasa mereka tercium usai ditawarkan melalui media sosial. Usai dibuntuti keduanya pun digeledah oleh petugas sekitar pukul 22.30 di check point Kedung Waringin.

“Kedua kendaraan ini memang diisi oleh delapan orang penumpang belum termasuk sopir. Jadi dengan sopir ada 10,” tambahnya.

Sambodo menyampaikan, para pemudik di dalam travel gelap tersebut memiliki tujuan berbeda-beda. Pada umumnya, ke wilayah-wilayah di Jawa Tengah. “Mereka rata-rata ditarik bayaran antara Rp 300 sampai dengan Rp500 ribu per orang,” jelasnya.

Travel gelap ini berusaha mengelabuhi petugas dengan cara menggunakan plat nomor kendaraan pribadi atau berwarna hitam. Padahal seharusnya untuk kendaraam umum menggunakan plat nomor warna kuning. “Ini tentu pelanggaran,” tegas Sambodo.

Akibat perbuatannya, para sopir travel gelap itu dikenakan sanksi tilang, sesuai dengan Pasal 308 Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) nomor 22 tahun 2009. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
4
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar