Dilaporkan Luhut ke Polisi, Said Didu Tunjuk Mantan Perwira TNI Sebagai Pengacara

Sabtu, 2 Mei 2020 09:40

Said Didu dan Luhut Binsar Panjaitan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Said Didu (mantan Sekjend Kementerian ESDM) ramai jadi perbincangan. Itu setelah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Said Didu ke polisi.

Menanggapi hal tersebut, Said Didu mengaku telah menyiapkan kuasa hukum atau pengacara. Dirinya menyerahkan sepenuhnya ke kuasa hukum untuk mengatasi masalah kasus pencemaran nama baik yang disangkakannya.

Tak tanggung-tanggung, Said yang dikenal getol mengkritik rezim Presiden Joko Widodo memilih Tim Advokasi Suluh Kebenaran (TASK) sebagai kuasa hukum. Tim ini dipimpin oleh mantan perwira TNI berpangkat dua bunga atau Letnan Kolonel.

“Beredar surat panggilan terhadap saya dari polisi terkait peristiwa yg selama ini beredar, tapi karena sudah masuk ranah hukum maka penjelasan ttg hal tsb ditangani oleh Tim Advokasi Suluh Kebenaran (TASK) yg dikoordinir oleh Letkol CPM (P) Dr. Drs. Helvis, SSos, SH, MH,” kata Said di akun twitter miliknya, Jumat malam (1/5/2020).

Dukungan ke Said Didu sendiri mengalir di lini masa Twitter melalu tagar #BismillahWithSaidDidu. Tagar ini sudah diposting sebanyak 29 ribu kali. Jumlah ini mengalahkan tagar #CidukSaidDidu yang juga ramai diperbincangkan sejak Kamis (30/4/2020) sore.

Bagikan berita ini:
9
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar