Gubernur Anies: Bila Anda Pulang Kampung, Belum Tentu Bisa Kembali ke Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang massa PSBB di Jakarta selama 28 hari. (Dok Diskominfotik DKI Jakarta)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan akan membatasi pergerakan orang masuk Jakarta setelah Hari Raya Idul Fitri. Hal ini guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Anies mengatakan, saat ini di Jakarta angka penularan Covid-19 sudah perlahan turun. Oleh karena itu dia tak mau jika angka tersebut kembali naik. Pemerintah ingin segera mengakhiri pandemi.

“Kita sedang menyusun regulasi untuk membatasi pergerakan orang masuk Jakarta sesudah musim lebaran,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Atas dasar itu, Anies mengingatkan kepada warga DKI Jakarta sesuai dengan arahan pemerintah pusat agar tidak melakukan mudik ke kampung halaman. Semuanya diminta tetap di rumah hingga pandemi Covid-19 berakhir. “Karena bila anda pulang, belum tentu bisa kembali ke Jakarta dengan cepat. Jadi hati-hati,” imbuhnya.

Anies menyebut saat ini regulasi untuk mengatur kebijakan ini sedang disusun. “Nanti kalau regulasinya sudah selesai akan dikeluarkan dan akan ada pembatasan amat ketat untuk masuk ke Jakarta,” tegasnya.

Di sisi lain, Anies memastikan larangan warga ke Jakarta pasca lebaran tidak menerapkan sistem operasi yustisia seperti yang pernah diberlakukan dulu. “Dari dulu kita sudah tidak lakukan itu. Ini berbeda. Nanti diumumkan setelah peraturannya selesai,” pungkasnya. (jpc/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...