Disnaker Makassar: THR Wajib, Termasuk yang Dirumahkan

Ilustrasi THR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Dinas Ketenagakerjaan Makassar mewajibkan perusahaan tetap membayarkan THR karyawannya. Termasuk bagi mereka yang dirumahkan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan meski di tengah pandemi Covid-19, Tunjangan Hari Raya (THR) tetap menjadi kewajiban perusahaan. Sebab, hal tersebut sudah diatur di dalam undang-undang.

Irwan menegaskan, wabah ini tidak boleh menjadi alasan untuk tidak membayarkan THR karyawan. Apalagi, kata dia, THR merupakan akumulasi hasil kerja karyawan yang sudah lama diterapkan. Bukan hal baru yang sistemnya belum jelas.

"Kita tidak menutup mata bahwa Covid-19 ini bisa merusak segala perusahaan. Tetapi THR juga kewajiban. Makanya dengan kondisi sekarang THR dimungkinkan dicicil sampai dua atau tiga kali," terangnya.

Namun, kebijakan membayarkan THR secara bertahap juga tak boleh diputuskan sepihak. Kata Irwan, keputusan itu harus berdasarkan keputusan bersama antara perusahaan dan karyawan melalui proses musyawarah.

"Karyawan yang dirumahkan juga tetap dapat THR. Nilainya tetap sama juga. Tetapi kalau ada kesepakatan (mengurangi) itu tidak masalah. Kalau berdasarkan aturan itu harus seperti biasanya (nilainya) sesuai aturan," sambungnya.

Pihaknya juga bakal membuka layanan pengaduan khusus THR di kantor Dinas Ketenagakerjaan Makassar menjelang lebaran. Karyawan yang tidak mendapatkan haknya bisa melapor dan akan segera ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...