Rakyat Mati Pelan-pelan, Kasrudi: Mending Tidak Usah PSBB Tahap Dua

Minggu, 3 Mei 2020 16:58

Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) tidak buru-buru ajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, tanpa adanya evaluasi terlebih dulu.

Kasrudi menilai, PSBB yang telah berlangsung 10 hari ini belum maksimal dan efektif menekan laju persebaran virus Covid-19. Banyak aspek yang harus dibenahi atau terpenuhi sebelum PSBB tahap dua digulirkan.

Dari sisi protokol kesehatan misalnya, alat pelindung diri (APD) bagi masyarakat berupa masker atau sarung tangan belum dapat dipenuhi pemerintah. Lalu tempat isolasi bagi penderita Covid-19 juga belum memadai.

“Masih ada masjid yang adakan salat jemaah, toko non pangan masih buka, akses di perbatasan masih longgar, warga masih banyak yang berkeliaran cari nafkah di luar karena hak dasar mereka tidak terpenuhi,” ungkap Kasrudi kepada fajar.co.id, Minggu (3/5/2020).

Bahkan politisi Gerindra ini menyebut, melihat kesiapan Pemkot yang belum maksimal, PSBB tidak perlu lagi diperpanjang.

Karena tujuan utamanya untuk menekan jumlah penyebaran serta pencegahan Covid juga tidak terlihat efektif, justru menambah penderitaan masyarakat karena perbatasannya dibatasi tanpa ada jaminan asupan bahan makanan bagi mereka.

“Mending tidak usah PSBB tahap dua, yang ada menyiksa masyarakat saja. Coba lihat, mau sampai kapan mereka dibatasi sementara hak dasar mereka tidak dijamin pemerintah. Rakyat mati pelan-pelan,” pungkas Anggota Komisi A ini.

Bagikan berita ini:
3
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar