Alasan PSBB, Said Didu Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Senin, 4 Mei 2020 14:45

Said Didu dan Luhut Binsar Panjaitan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Said Didu batal menghadiri pemeriksaan dirinya sebagai terlapor di Bareskrim Polri terkait dengan kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (4/5/2020).

Kuasa hukumnya, Letkol CPM (purn) Helvis, meminta agar pemeriksaan itu ditunda mengingat status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini diterapkan di DKI Jakarta dan Tangerang.

“Pak Said Didu tidak bisa hadir, makanya saya mewakili untuk koordinasi dengan penyidik minta menjadwalkan ulang,” kata Helvis melalui siaran persnya, Senin (4/5/2020).

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan ihwal waktu pemeriksaan tersebut akan dilakukan. Menurut dia, hal tersebut masih akan dibahas dengan penyidik dengan melihat situasi dan kondisi yang berjalan juga.

Dalam hal ini, kata dia, penyidik kepolisian pun memaklumi alasan dari Said Didu yang meminta penundaan pemeriksaan itu. Pasalnya, Said dianggap lebih rentan terjangkit virus Covid-19 di usianya saat ini.

“Nanti kami sampaikan (waktu pemeriksaan terbaru), Pak Said ini kan usia sudah agak rentan ya. Seperti ini kan risiko, (kalau) pak Said yang datang mungkin lain lagi,” lanjut dia.

Tim kuasa hukum Said pun mengatakan bahwa kliennya berkomitmen untuk kooperatif selama proses hukum tersebut dilaksanakan. Kliennya itu, kata Helvis, tidak pernah berniat melakukan penghinaan, pencemaran nama baik, ataupun menyiarkan pembertahuan bohong sebagaimana dilaporkan oleh Luhut.

Bagikan berita ini:
6
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar