Dua Bulan Terakhir, Tren Belanja Online Naik Tiga Kali Lipat

Ilustrasi belanja online

FAJAR.CO.ID, BOGOR- Tren belanja online semakin meningkat di masa pandemik Covid-19 di Indonesia. Perilaku ini salah satunya merupakan efek dari kebijakan Pemerintah yang membatasi pergerakan masyarakat dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

ADA Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang data dan artificial intelligence (AI), menganalisis Sejak pembatasan jarak diumumkan, penggunaan aplikasi belanja mengalami kenaikan hingga 300 persen (Maret-April 2020).

Managing Director ADA Indonesia Kirill Mankovski mengatakan, aplikasi yang banyak digunakan adalah aplikasi belanja yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari, juga aplikasi khusus jual-beli barang bekas.

“Masyarakat Indonesia, terutama kelas menengah dan atas, telah beradaptasi dengan dunia baru ini. Mereka beralih ke cara-cara baru untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya,” ujar Kirill.

Namun kenaikan ini perlu dihadapi dengan sikap yang bijak dari konsumen. Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakutas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Megawati Simanjuntak memberikan tips bijak dalam berbelanja online. Menurutnya, ada tiga tahapan dalam proses belanja yang harus dilalui oleh konsumen yakni sebelum, saat dan setelah belanja.

“Sebelum membeli secara online, kita harus tahu apa kebutuhan kita. Beli sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Putuskan apakah anda benar-benar membutuhkan barang yang akan dibeli,” ujarnya, Minggu (3/5).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...