Sepanjang Maret, Jumlah Wisatawan Mancanegara Terus Merosot

Salah satu destinasi wisata andalan di Sulsel.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sektor pariwisata Sulawesi Selatan semakin terpuruk. Terbukti dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel tercatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel anjlok 14,96 persen.

Menurunnya kinerja sektor pariwisata tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain. Penutupan batas kota atau negara mengakibatkan tidak beroperasinya banyak rute penerbangan sehingga aktivitas pariwisata pun mandek.

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang melalui pintu masuk Makassar pada Maret 2020 mencapai 1.029 kunjungan. Jumlah ini menurun sebanyak 14,96 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan Februari 2020 yang mencapai 1.210 kunjungan.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Maret 2019 (1.825 kunjungan) terjadi penurunan sebesar 43,62 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah mengamini menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara karena pandemi corona. Wisman asal China turut andil dalam turunnya wisatawan ke Sulsel.

Lebih lanjut dilihat dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Sulsel pada Maret 2020 turun 6,00 poin dibandingkan dengan TPK pada Februari 2020, yaitu dari 49,26 persen pada Februari 2020 menjadi 43,26 persen pada Maret 2020.

Bila dibandingkan dengan Maret 2019 (45,22 persen), TPK hotel Klasifikasi bintang pada bulan Maret 2020 turun 1,96 poin.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel klasifikasi bintang di Sulawesi Selatan selama Maret 2020 masing-masing adalah 3,54 hari dan 1,94 hari,” terang Yos Rusdiansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2020). (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar