Venezuela Gagalkan Serangan Kelompok Bayaran AS

Selasa, 5 Mei 2020 15:54

Tentara Venezuela memindahkan seorang tersangka dari sebuah helikopter --Venezuelan government handout via Reuters

FAJAR.CO.ID, CARACAS – Pemerintah Venezuela mengatakan pihaknya pada Minggu (3/5), berhasil menggagalkan aksi serangan yang diduga dilakukan sejumlah oknum bayaran asal Amerika Serikat.

Otoritas di Venezuela menyebut delapan orang yang melakukan serangan, yang diduga merupakan tentara bayaran, telah ditahan, Senin (4/5), di pesisir pantai negara itu.

Pemerintah di bawah pimpinan Presiden Nicolas Maduro pada Minggu mengatakan sejumlah tentara bayaran berusaha memasuki Venezuela dengan kapal cepat dari Kolombia.

Namun, menurut kalangan oposisi, pengumuman dari Presiden Nicolas Maduro merupakan insiden yang direkayasa.

Seorang pria asal AS bernama Jordan Goudreau pada Minggu merilis sebuah video yang menyatakan ia bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Goudreau merupakan pimpinan perusahaan keamanan, Silvercorp USA, yang berpusat di Florida.

Ia mengatakan aksinya itu dilakukan bersama perwira militer Venezuela yang membelot, Javier Nieto.

Menurut laman Silvercorp, Goudreau digambarkan sebagai “tentara Pasukan Khusus Irak yang berprestasi dan tentara veteran di Afghanistan”.

Siaran televisi milik negara di Venezuela, pada Senin, menunjukkan sejumlah foto, di antaranya termasuk gambar sekelompok pria yang telungkup di atas tanah dengan tangan di punggung.

Laporan dari siaran itu menjelaskan kelompok tersebut sempat berpergian ke dekat Kota Chuao, negara bagian Aragua.

Kelompok itu “ditangkap oleh pasukan rakyat, para nelayan,” kata pembawa acara.

Komentar