Ari Lasso Pecut Semangat Lawan Corona Lewat Lagu “Indonesia Pasti Bisa”

Ari Lasso

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Para seniman turut ambil bagian dalam penanggulangan Covid-19 di tanah air. Belum lama ini, Ari Lasso merilis lagu baru berjudul ‘Indonesia Pasti Bisa’ sebuah lagu dengan lirik yang memecut semangat anak bangsa untuk bersatu melawan Corona.

Lagu tersebut merupakan karya Bobby Febian yang dibawakan sekaligus diproduseri Ari Lasso. Dalam video klip yang diunggah di channel Youtube milikinya, Ari Lasso berkolaborasi dengan sahabatnya Andra.

“Ini lagu bagus, sebagai penyanyi, syarat utama sebuah lagu atau karya bisa gue nyanyikan itu adalah gue sreg sama lagunya. Message lagu ini luar biasa bagus dan sangat sesuai dengan kondisi saat ini,” ujar Ari Lasso saat konferensi pers via Zoom.

Bagi Ari, projek terbarunya ini memiliki tantangan tersendiri karena prosesnya harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Ini projek ajaib, projek gila, jadi ketika pertama kali menerima projek ini yang pertama dipikirkan adalah safety prosedurnya. Jadi menyeleksi pemain yang terlibat di sini, itu menjadi tantangan tersendiri,” terang Ari.

Penyanyi 47 tahun ini mengaku prosea produksi lagu Indonesia Pasti Bisa hanya selesai dalam satu hari. Ari benar-benar memperhatikan safety dan physical distance. Sehingga pihak yang terlibat tidak berlama-lama berkumpul. Bahkan tutur Ari, lagu ini tidak melibatkan satu orang pun crew.

“Saya tidak memakai crew, dan saya hanya mau kerja dalam satu malam, karena kita tidak mau bertemu dan bertemu lagi. Jadi gue geber dari jam 8 pagi, kemudian mas Andra datang jam 12 siang, dikerjain semua bagian gitar sampai maghrib, itu sekitar 6 jam. Kemudian saya take vokal jam 7 malam dan selesai sekitar jam 9 malam, setengah 2 malam proses produksi selesai,” urai Ari Lasso.

Hasilnya tidak diragukan lagi. Suara khas melengking Ari dan petikan gitar elektrik ala Andra Dewa 19 akan membangkitkan semangat bagi siapapun yang mendengarnya. (endra/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...