Endang Sugiyanti Imingi Gaji Rp20 Juta per Bulan, 12 Calon TKI Mudah Tergiur

Rabu, 6 Mei 2020 13:24

Terdakwa Endang Sugiyanti saat sidang virtual dengan agenda pemeriksaan saksi korban kemarin (Adrian Suwanto/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Modus penipuan penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dilakukan terdakwa Endang Sugiyanti, 50, berjalan rapi.

Endang mengimingi korbannya dengan janji pasti diterima kerja di perkebunan di Jepang dan Australia.

Korban dijanjikan mendapat upah Rp20 juta per bulan plus uang makan dan tempat tinggal ditanggung pemilik perkebunan.

Tawaran semakin menggiurkan karena korban tidak perlu fasih berbahasa asing. Hal itu diungkapkan saksi korban I Wayan Sulatra dalam kesaksian tertulisnya yang dibacakan JPU I Dewa Gede Anom Rai dalam sidang virtual di PN Denpasar kemarin.

Dalam sidang kemarin juga terungka, ada 12 orang korban calon TKI yang tidak diberangkatkan ke luar negeri oleh terdakwa.

Rata-rata korban dimintai uang Rp60 juta. Namun, tidak semua menyerahkan uang Rp60 juta. Ada yang menyerahkan Rp15 juta, Rp30 juta, hingga Rp50 juta.

Salah satu korban yang paling banyak menyerahkan uang adalah saksi I Gede Wiadnyana. Dijelaskan Gede, penipuan itu terjadi pada 17 Februari.

Terdakwa asal Cirebon, Jawa Barat, itu menggunakan perusahaan berbendera PT. Gunawan Sukses Abadi (GSA).

Terdakwa mengaku sebagai kepala cabang kantor PT GSA yang bergerak di bidang penyaluran dan penempatan TKI di luar negeri.

“Kamu kalau mau bekerja ke luar negeri sangat mudah kerjanya, untuk bahasa tidak perlu pintar. Nanti saya bantu. Kerjanya gampang dan gajinya besar, Rp20 juta per bulan,” tutur saksi Sulatra menirukan ucapan terdakwa.

Bagikan berita ini:
10
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar