Pemulung Nyaris Gasak Rumah Kosong, Nyalinya Ciut Terkena Gas Air Mata

Pemulung yang kedapatan hendak menggasak isi rumah tak berpenghuni.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perempuan yang mengenakan baju kuning itu tampak kelelahan. Raut wajahnya tak ada ekspresi bahagia.

Celana yang ia kenakan pun tampak kotor dan lusuh. Napasnya ngos-ngosan usai jadi target operasi Tim Respon Angngaru Sat Sabhara Polres Pelabuhan.

Dia adalah Hasniah (44), seorang pemulung yang tinggal di Jalan Balana, Kota Makassar. Perempuan berkulit cokelat itu kedapatan memasuki sebuah rumah kosong, di Jalan Nusantara, pada Sabtu malam (2/5/2020) lalu.

Polisi yang datang menyisir seisi rumah tersebut, terdengar suara laki-laki dan perempuan dari lantai dua rumah kosong tersebut. Polisi penasaran dengan suara itu, hingga mencari sumber suara tersebut.

Beberapa kali diperingati untuk turun, namun tidak diindahkan. Polisi yang sangat yakin itu adalah suara orang yang hendak mencuri di rumah tersebut, mengambil tindakan tegas.

“Kami tak dihiraukan. Makanya kami berikan tindakan tegas, dengan mengeluarkan gas air mata ke dalam rumah kosong tersebut,” tegas Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).

Sayangnya, suara yang diduga adalah seorang laki-laki itu berhasil kabur dari rumah tersebut. Diketahui lelaki itu bernama Aco Daeng Nassa (21), yang seprofesi dan sealamat dengan Hasniah.

Hasniah yang ditinggal seorang diri di rumah itu, telah diamankan oleh petugas. Dia diinterogasi dan mengakui dirinya bakal menggasak isi rumah tanpa penghuni tersebut.

Kepada polisi, Hasniah mengaku hanya ingin mencari barang bekas di rumah tersebut. Namun petugas tak percaya, karena dia nekat naik ke lantai dua rumah itu.

“Kedua pelaku (Hasniah dan Aco) mengetahui ada rumah tanpa penghuni dari rekan profesinya sebagai pemulung. Yakni Ecce dan Salma, rekan-rekan dari pelaku,” tambah perwira berpangkat dua balok itu.

Perbuatannya itu ternyata sudah yang kedua kalinya dilakukan. Tepat di tanggal 1 Mei 2020, pelaku sendiri telah diberikan pembinaan. Dia juga dibuatkan pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, untuk ketiga kalinya. (Ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...