Perbatasan Dijaga Ketat, Jubir Covid 19 Makassar Sarankan Karyawan Sewa Penginapan

Jubir penanganan Covid-19 kota Makassar, Ismail Hajiali

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kabupaten Gowa yang ketat membuat sebagian besar pekerja swasta di Makassar yang berdomisili di Gowa merasa kesulitan mengakses tempat kerjanya.

Jubir penanganan Covid-19 kota Makassar, Ismail Hajiali menyarankan agar karyawan yang terkena dampak PSBB Gowa yang ketat supaya menyewa tempat tinggal di dekat perusahaan agar tak terhambat.

“Banyak keluhan yang saya dapat kalau ada karyawan swasta yang ber-KTP Makassar tinggal di Gowa terhambat pergi kerja karena kabupaten Gowa terapkan PSBB makanya saya sarankan untuk sewa penginapan saja di dekat perusahaannya daripada dia terhambat pergi kerja,” ujarnya, saat video conference, Selasa (5/5/2020) malam.

Diketahui, PSBB di Kabupaten Gowa Berlangsung dari 4 Mei hingga 18 Mei mendatang dengan pemeriksaan super ketat seperti jika bukan ber-KTP kabupaten Gowa maka warga dilarang masuk ke wilayah Gowa.

Ketatnya penerapan PSBB di Kabupaten Gowa banyak menuai protes dari warga yang ingin melintas. Pemeriksaan di perbatasan mengakibatkan macet berkilo-kilo meter.

Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan memaklumi jika banyak masyarakat yang memprotes situasi tersebut.

“Di setiap kebijakan pasti ada pro dan kontra. Di setiap pemberlakuan suatu kebijakan pasti ada yang tidak senang, ada yang senang. Sebab ini mengubah dari pola kebiasaan yang tadinya kita terbiasa bebas, sekarang tidak menjadi bebas karena harus dilakukan pemeriksaan,” kata Adnan. (ikbal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...