Polisi Kejar-kejaran dengan Bandar Narkoba Lalu Menembak, Aditya Pratama yang Tak Tahu Apa-apa Tewas

Rabu, 6 Mei 2020 15:18

Ilustrasi tembakan

FAJAR.CO.ID, BENGKULU– Seorang pria warga Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, bernama Muhammad Aditya Pratama, 31, tewas setelah pantulan peluru anggota kepolisian mengenai bagian rusuknya. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5) malam.

”Korban terkena peluru rekoset (memantul). Jadi bukan salah tembak ya, tetapi peluru yang rekoset. Korban terkena pantulan peluru yang ditembakkan anggota di bagian rusuknya,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol Sudarno seperti dilansir dari Antara di Bengkulu pada Rabu (6/5).

Saat itu, aksi kejar-kejaran menggunakan motor antara polisi dan orang yang diduga sebagai bandar atau pengedar narkoba di daerah itu. Polisi kemudian menembak bagian roda motor yang dikendarai orang yang diduga sebagai pengedar narkoba itu. Namun malang, peluru anggota kepolisian itu memantul dan menyasar korban yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejar-kejaran tersebut.

”Itu peluru yang rekoset yang diarahkan ke ban motor calon tersangka kasus narkoba. Saya tegaskan bahwa korban bukan pelaku narkoba,” ucap Sudarno.

Sudarno menambahkan, jenazah korban sempat dibawa ke RSUD M. Yunus Bengkulu untuk dilakukan visum. ”Ya sudah dilakukan visum di rumah sakit M Yunus tadi malam,” ujar Sudarno. (jpc/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI