Program Baru Kemendikbud, Lulus SMK Langsung dapat Ijazah Diploma 2

  • Bagikan

“Setelah empat tahun dia akan mendapatkan ijazah SMK, sertifikat kompetensi, dan ijazah Diploma dua,” uajarnya.

Nantinya, kata Bakrun, seluruh lembaga pendidikan vokasi juga diwajibkan bermitra dengan industri. Kemitraan bisa dimanfaatkan untuk pendidikan dan pelatihan dosen, pembentukan kurikulum, akreditasi, program magang, pembagian sumber daya hingga penyerapan lulusan.

“Nanti kita lihat ada beberapa yang dikembangkan, beberapa program keahlian yang jadi prioritas. Paling tidak ada empat, yaitu mesin, konstruksi, hospitality dan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Namun, kendala dari program tersebut saat ini yakni, jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Guru SMK Negeri mengalami kekurangan sebanyak 90.072. Padahal, jumlah kebutuhan di SMK Negeri mencapai 172.357 guru.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per akhir 2018, jumlah guru PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk SMK Negeri hanya 82.285 guru.

“Guru PNS hanya 82.285 orang ini juga terdapat di sekolah swasta 6.278. Berarti kita ada kekurangan 90.072 guru,” kata Plt. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Supriano.

Menurut Supriano, jumlah tersebut belum termasukguru yang pensiun di SMK Negeri sampai 2023 akan terus bertambah. Pada 2020 saja, jumlah yang pensiun sudah mencapai 2.231 guru.

“Pensiun jalan terus, 2021, 2023 ini pensiun meningkat terus, seperti di 2020 di SMK 2.231 itu kita hitung kekurangan sekarang saja 92.333 guru, 2021 nanti juga cukup banyak, jadi kalau dilihat kita selalu kekurangan guru yang cukup besar,” tuturnya.

  • Bagikan