PSBB Diperpanjang Atau Tidak, DPRD Makassar Saran Begini

Rabu, 6 Mei 2020 04:37

Menjelang penetapan status PSBB, pusat perbelanjaan di Jalan Ahmad Yani. Kota Sukabumi, Jabar dipadati warga. Foto: Anta...

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Hj. Nunung Dasniar menyoroti semrawutnya pendataan dan distribusi bantuan sosial yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar sehingga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak berjalan efektif.

PSBB Makassar tinggal sehari lagi akan berakhir, Nunung melihat tujuan dari aturan ini tidak tepat guna karena pemerintah kota tidak mampu mensosialisasikan dengan baik mengenai PSBB, sehingga banyak warga yang tidak disiplin menjalaninya.

“Semrawutnya pendataan dan distribusi bantuan sosial membuat masyarakat merasa tidak terjamin hidupnya selama tinggal di rumah, sehingga lebih memilih tetap keluar rumah,” kata Nunung Dasniar, Selasa (5/5/2020) malam.

Legislator Partai Gerindra itu beranggapan penanganan wabah pandemi Covid-19 ini harus dikerjakan dengan gotong royong, melibatkan semua elemen masyarakat. 

Namun menurut Nunung, hal itu tidak dilakukan pemerintah kota Makassar. Ia menilai Pemkot ingin jalan sendiri tanpa melibatkan unsur lain.

“Pemerintah kota terkesan tidak maksimal dalam pelibatan-pelibatan unsur lain, jadi terkesan ingin jalan sendiri, padahal pendemik ini harusnya kan dihadapi bersama,” tegas Nunung.

Bagikan berita ini:
10
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar