Bebas Asimilasi dan Kembali Beraksi, Dor! Dua Sekawan Tewas

Kamis, 7 Mei 2020 19:39

TEWAS DITEMBAK: Petugas menunjukkan dua tersangka yang tewas ditembak petugas lantaran hendak melawan saat mau ditangkap...

FAJAR.CO.ID,JATIM–Pernah dipenjara dan baru bebas usai dapat asimilasi lantaran merebaknya korona, tak dimanfaatkan betul oleh dua sekawan ini. Mereka malah kembali berulah.

Walhasil kedua sekawan pencuri asal Kabupaten Pasuruan ini pun tewas ditembak anggota Tim Jogoboyo Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa dinihari (5/5).

Kedua sekawan itu adalah Zainul Arifin, 36, alias Pitik warga Dusun Jogosari, Desa Jogonalah, Kecamatan Pandaan dan M Imron Rosidi, 40, alias Baron, warga Dusun Kanigoro, Desa Kertosari, Purwosari, Pasuruan.

Informasi yang dihimpun Radar Surabaya menyebutkan, keduanya ditembak di kawasan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Keduanya disebutkan melakukan perlawanan dengan senjata api (senpi) dan parang saat akan dibekuk korps bhayangkara.

Polisi sudah memberikan tembakan peringatan. Meski demikian hal itu tak digubris pelaku. Karena membahayakan aparat keduanya diberikan tindakan tegas terukur ditembak.

Setelah tersungkur, polisi sempat membawa keduanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawa keduanya tak tertolong.

“Saat dilakukan penangkapan mereka melakukan perlawanan, satu menggunakan senpi kaliber 38 dan satu sajam. Sehingga anggota melakukan tindakan tegas (ditembak),” ujar Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas Ratulangie didampingi Kasubdit Penmas Bidhumas AKBP Sinwan.

Dijelaskan Pitra, pelaku merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Imron sudah beraksi empat kali. Sedangkan Zainul sudah enam kali beraksi

Bagikan berita ini:
10
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar