DinsosP2KBP3A Wajo Minim Data, Bantuan Sosial Rawan Salah Sasaran

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG -- Kinerja Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Wajo dipertanyakan. Minimnya data fakir miskin menjadi penyebabnya.

Polemik itu diutarakan oleh Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Wajo, Surahman. Kata dia, minimnya data warga fakir miskin terbukti, saat Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Kesejahteraan Sosial, DinsosP2KBP3A Wajo, Nurpanca Ismail, meminta data kepadanya.

"Semestinya dia (Nurpanca Ismail, red) punya data itu, karena leading sektornya. Tetapi ini tidak, malah minta ke kami (TKSK, red) itu pun melalui WA," ujarnya, Kamis, 7 Mei 2020.

Dia menambahkan, sejak dilantik oleh Bupati Wajo Amran Mahmud, di Gedung Pola Kantor Bupati pada 13 Januari lalu hingga sekarang Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Kesejahteraan Sosial, belum mengagendakan rapat internal bersama 14 orang TKSK dari setiap kecamatan.

Merujuk dari kondisi itu, bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dll, berpotensi penyalurannya tidak tepat sasaran ke depannya.

"Nah, sekarang menunggu jadwal penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kalau datanya tidak update, dampaknya penyaluran tidak tepat sasaran," sebutnya.

Sementara, Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Kesejahteraan Sosial, DinsosP2KBP3A Wajo, Nurpanca Ismail yang dikonfirmasi terkait data terbaru fakir miskin, tidak berhasil ditemui di Kantor DinsosP2KBP3A Jalan Beringin Sengkang. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...