Hukum Orang Puasa Namun Sengaja Tidak Sahur

Ilustrasi (NET)

FAJAR.CO.ID– Semua ulama fiqih sepakat bahwa sahur termasuk dari sunah puasa.

Rasulullah SAW berpesan kepada kita dalam hadis sahihnya: “Bersahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat barokah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis lain: “Ummatku akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.” (HR. Ahmad).

Dengan kedua hadis tersebut, jelas bagi kita banyak faidah-faidah dan keutamaan yang akan didapatkan melalui sahur. Maka, jangan sampai meninggalkan sahur meski seteguk air. Adapun orang yang meninggalkannya disengaja atau tidak disengaja, maka puasanya tidak batal dan tidak berdosa baginya.

Sedangkan, waktunya dimulai dari pertengahan malam sampai terbitnya fajar. Namun, mengakhirkannya sangat disunahkan.

Seperti yang diceritakan oleh Zaid bin Tsabit; “Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW kemudian kami berdiri untuk mengerjakan salat, Anas berkata: Aku berkata kepada Zaid: Berapa rentang waktu antara azan dan sahur? Zaid menjawab: Kira-kira 50 ayat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Referensi: “Fiqh sunah, hal.319”. “Al fiqh al Islami wa adillatuhu, hal.556, juz.2”. “Minhajul muslim, hal.241”. Wallahu A’lam walmusta’an. (rdrbrm/jpc)

loading...

Komentar

Loading...