Oleh-oleh Khas Makassar Ini Merupakan Permen Jelly Pertama Berlabel SNI

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Terpaan wabah Covid-19 yang menghantam sektor ekonomi tak menyurutkan semangat UMKM yang satu ini untuk tetap berdiri tegak di tengah bencana.

Adalah UMKM Cottoni Panrita baru saja berhasil meng-SNI-kan produk olahan berbahan dasar rumput laut. Sesuai dengan aturan yang dipersyaratkan pada SNI 3547.2:2008 Kembang Gula - Bagian 2: Lunak, produk Cottoni Panrita ini telah memenuhi persyaratan SNI tersebut.

Kepala Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN) Makassar Taufiq Hidayat menuturkan pemberian label SNI tersebut bersifat sukarela sehingga permen jelly produk UMKM asli Sulsel merupakan yang pertama di Indonesia yang telah mengantongo label SNI.

"Dalam penerapannya SNI ini masih bersifat sukarela, sehingga permen jelly produk UMKM Cottoni

Panrita merupakan yang pertama di Indonesia yang telah mengantongi label SNI," ungkap Taufiq melalui pesan tertulis kepada Fajar.co.id, Kamis (7/5/2020).

Kembang Gula Lunak (Permen Jelly) produk UMKM Cottoni Panrita sebagai salah satu produk unggulan olahan hasil laut, sebagai salah satu produk unggulan daerah Sulsel, menjadikannya salah satu oleh-oleh khas Makassar yang digemari.

Dengan mendapatkan SPPT-SNI, Daniah sebagai pemilik merk dagang LOPY sadar meskipun produknya masih dalam skala produksi industri rumahan, namun untuk dapat bersaing dengan produk lainnya di pasaran perlu memiliki nilai jual yang lebih.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...