Pembelajaran Daring, KNPI Sulsel: Dana BOS Harus Transaparan dan Penuhi Kebutuhan Internet Siswa

Kamis, 7 Mei 2020 09:25

Ketua KNPI Sulsel, Nurkanita Kahfi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel meminta agar para Kepala Sekolah mematuhi imbauan Pemprov Sulsel dalam pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tengah pandemi korona ini.

Ketua KNPI Sulsel, Nurkanita Kahfi menjelaskan, selama pembelajaran daring siswa dituntut mengikuti proses belajar dari rumah melalui sejumlah aplikasi pembelajaran daring, misalnya zoom, webex ataupun aplikasi RRI dan komunikasi dengan guru via whatsapp.

Katanya, sudah sebulan lebih kegiatan belajar dan mengajar dari rumah dilaksanakan disemua tingkatan pendidikan, yang disebabkan pandemi Covid-19, terakhir melalui surat edaran Gubernur No. 443.2/2986/Disdik masa belajar dari rumah ini diperpanjang hingga tanggal 13 Mei 2020 mendatang.

“Proses pembelajaran daring ini tentunya semua itu jelas butuh akses internet, butuh pulsa internet, sementara siswa tidak semuanya dari keluarga mampu, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” paparnya, Kamis (7/5/2020).

Lebih lanjut, hal itu juga dinilai sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud yang telah mengeluarkan Permendikbud No.8 tahun 2020 tentang penggunaan dana BOS yang dapat digunakan untuk membeli pulsa internet siswa dan guru, membeli cairan disinfektan dan antiseptik.

“Hal ini yang harus dimanfaatkan untuk memberi perhatian lebih pada siswa yang butuh apalagi pada peringatan Hadiknas 2 Mei 2020 yang juga dihadiri utusan KNPI melalui vicon, Bapak Gubernur juga menghimbau agar sekolah segera mengidentifikasi siswa dari keluarga yang terdampak Covid-19 ini,” ujar Ketua KNPI Sulsel yang juga putri Anggota DPR RI ini.

Komentar